Tahukah Kamu Fungsi Usus Buntu ?

 

[imagetag]

Bagaimanapun lebih banyak yang meyakini bahwa tubuh manusia telah didesain dengan sangat canggih. Tidak mungkin ada organ yang diciptakan tanpa memiliki fungsi tertentu. Tidak masuk akal juga bila usus buntu diciptakan hanya sebagai organ dekoratif.

Dalam artikel yang dipubliskasikan Scientific American, Loren G. Martin yang merupakan pakar dari Oklahoma State University menyatakan satu pendapat tentang fungsi usus buntu. Menurutnya usus buntu punya peran pada janin saat berada dalam kandungan.

Saat janin berusia 11 minggu, sel-sel endokrin teramati pada usus buntu. Sel-sel tersebut memproduksi beberapa hormon amina dan peptida biogenik, yang berperan dalam mekanisme homeostatik pada janin.

Ketika lahir kemudian tumbuh dewasa, ia meyakini usus buntu masih berperan pada sistem imun tubuh. Usus buntu menjadi lokasi penumpukan jaringan limfoid sejak bayi lahir hingga berusia 20-30 tahun.

Akumulasi jaringan tersebut membantu pematangan salah satu sel darah putih yakni B-limfosit. Selain itu, juga berperan dalam pembentukan salah satu antibodi yakni immunoglobulin A (IgA).

Tak hanya itu, pada tahun 2007 para peneliti dari Duke University Medical Centre menemukan bukti baru. Dikutip dari ABA, Rabu (5/5/2010), usus buntu merupakan sarang bakteri baik yang berperan dalam pemulihan kondisi usus pasca serangan penyakit.

Pada kondisi normal, sistem pencernaan manusia dipenuhi bakteri baik yang membantu mengurai makanan. Namun sejumlah besar bakteri itu mati pada saat terserang penyakit seperti disentri atau kolera.

Menurut penelitian tersebut, dalam kondisi inilah usus buntu punya peran bagi populasi bakteri baik. Selain sebagai tempat untuk bersembunyi dari serangan penyakit tersebut, juga untuk berkembang biak.

Hingga kini, berbagai penelitian untuk mengungkap fungsi lain dari usus buntu masih terus dilakukan. Sebab jika memang punya fungsi, pencegahan radang usus buntu harus lebih diprioritaskan daripada operasi pengangkatan.

dari berbagai sumber

 

Categories: Artikel Unik | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s